Akhir Yang Menyedihkan Dari Soekarno


Hai Soekarno! lihatlah kami generasi baru,
diserbu sekutu dan western union dari segala penjuru,
kami terbelenggu bersama moyang² kami di penjara VOC
yang kini tersebar di tepian jalan

mortir berganti lemak bergelambir
peluru berganti gincu
bagaimana pendapatmu Soekarno?
kami ditembaki dengan makanan siap saji

kami diberondong dengan penyeragaman diri
kami di bodohi oleh ke acuhan untuk peduli pada bangsa sendiri
tapi kami tetap bersatu Soekarno
dalam satu merek dan satu gaya rambut

kami bersatu Soekarno
dalam satu baju dan celana
dan senyum khas anak - anak orang kaya
kami bersatu Soekarno, dalam cita - cita masuk sorga, mulia sekali bukan?

wahai Soekarno
sedang apa kau disana?
tanah Papua di gempur
Sumatra dan Jawa berkobar
Kalimantan terkikis

bangkitlah Soekarno, lawan sekutu dan western union itu!
kami sedang sibuk dan tak punya waktu melawan sekutu
kami sedang giat belajar biar nanti jadi PNS
kami sedang rajin ibadah biar masuk sorga

kami sedang sibuk membahagiakan orang tua,.. dan pacar juga
kami sedang belajar cara mengoleskan deodoran yang benar
kami sedang belajar memakai garpu di tangan kiri
kami tidak punya waktu Soekarno !

kami bukan generasi pemberani yang menghadapi musuh berbambu runcing
kami adalah generasi ciut yang melawan wanita dari balik kondom
kami adalah generasi patah hati
kami sedang sibuk mencari cinta

bukan tak ingin membela negara
kami sangat ingin membuat Indonesiamu tangguh seperti dulu
tapi kami benar - benar sedang sibuk
ada banyak game yang menunggu untuk dimainkan, ada banyak kantuk yang menunggu di mata

bagaimana pendapatmu Soekarno?
keagunganmu berakhir di sebuah puisi online
yang ditulis pemuda pemalas, yang tidak lebih berharga dari 3 menit saja pidatomu
semenyedihkan itukah kau kini Soekarno?

dimana kau Soekarno?
urusilah Indonesiamu ini
yang dulu kau proklamasikan

...

hai Indonesia,
dimanakah Soekarno? kami ingin dengar dia berProklamasi,
... sekali lagi

#AbdChaniago

No comments:

Post a Comment